Polsek Tanjung Batu melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengamanan distribusi tabung gas LPG 3 kg di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan serta memastikan harga jual tetap sesuai dengan ketentuan.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (13/2) pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung Batu IPTU Dr. Syaparudin Akso, S.H., M.Si., CPHR, didampingi Kanit Intelkam AIPTU Prawoto, Kanit Reskrim AIPDA Prayudo, Kanit Binmas Bakarudin, serta KSPK dan anggota Polsek Tanjung Batu.
Dalam pemantauan di beberapa pangkalan gas, Polsek Tanjung Batu mencatat bahwa stok LPG 3 kg masih dalam kondisi cukup dan belum ditemukan indikasi kelangkaan. Harga jual di tingkat pangkalan juga terpantau normal, yaitu Rp 20.000 per tabung, dengan harga modal Rp 18.500.
Adapun pangkalan yang didatangi dalam kegiatan ini, antara lainnya
1. Pangkalan/Toko Amin (Tanjung Batu) dengan jatah 280–560 tabung dari PT Griya.
2. Pangkalan/Toko Cahaya Baru Elektronik (Latipah) dengan jatah 50 tabung dari PT Arusaha Mulia.
3. Pangkalan/Toko Mulia (Ibu Ade) dengan jatah 50 tabung dari Agen Dok.
Kapolsek Tanjung Batu IPTU Dr. Syaparudin Akso menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring secara intensif guna memastikan ketersediaan pasokan gas LPG 3 kg di masyarakat tetap stabil. “Kami akan terus mengawasi distribusi gas bersubsidi ini agar tidak terjadi kelangkaan atau penyimpangan. Jika ada perubahan situasi, kami akan segera mengambil langkah-langkah sesuai arahan pimpinan,” ujarnya.
Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan gas LPG 3 kg. Polsek Tanjung Batu juga mengimbau kepada warga untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau harga jual yang tidak wajar.
(NAJAM)
KALI DIBACA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar