Ogan Ilir- wartaglobal.id Dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Polres Ogan Ilir mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Musi 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026, pukul 13.30 WIB, bertempat di Ruang Bupati Ogan Ilir. Rakor dipimpin oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, TNI-Polri, instansi pemerintah daerah, BUMN, BUMD, serta pihak swasta dan pengelola objek wisata.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pj Sekda Ogan Ilir Dicky Sailendra, S.Sos, Wakapolres Ogan Ilir Kompol Helmi Ardiansah, S.H., M.H., Kabagops Polres Ogan Ilir Kompol Georgie Absalom Sakul, S.I.K., Kasatintelkam AKP Hendry Antonius, S.H., Kasat Lantas Iptu Dede Supria Yovi, S.H., M.Si, para Kapolsek jajaran, serta perwakilan instansi terkait lainnya.
Dalam rapat tersebut, Kabagops Polres Ogan Ilir menyampaikan bahwa prioritas pengamanan Ops Ketupat Musi 2026 meliputi rumah ibadah, lokasi salat Idul Fitri, rumah kosong yang ditinggal mudik, serta antisipasi banjir akibat musim penghujan. Selain itu, potensi kerawanan seperti arus mudik dan balik, malam takbiran, serta pelaksanaan salat Id juga menjadi fokus pengamanan.
Wakapolres Ogan Ilir menjelaskan bahwa pelaksanaan Ops Ketupat Musi 2026 dimulai pada 13 Maret 2026, sehingga diperlukan koordinasi dan komunikasi intensif antarinstansi. Ia juga menekankan pentingnya perencanaan kegiatan pengecekan oleh Forkopimda pada malam takbiran.
Perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Ilir menyampaikan masih adanya pelanggaran angkutan barang serta potensi kecelakaan lalu lintas di beberapa titik rawan, khususnya di wilayah jembatan kurung. Sementara itu, Pj Sekda Ogan Ilir menekankan perlunya rekayasa lalu lintas di kawasan wisata, seperti Danau Biru dan wisata speedboat Pasar Indralaya, agar pengelola dapat menerapkan SOP dengan baik.
Dari sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir mengingatkan adanya potensi penyebaran penyakit akibat meningkatnya aktivitas masyarakat dan kerumunan massa, sehingga diperlukan kesiapan tenaga dan sarana kesehatan.
Kasat Lantas Polres Ogan Ilir juga memaparkan data kecelakaan lalu lintas pada Ops Ketupat Musi 2025, yang tercatat terdapat satu korban meninggal dunia, sehingga perlu peningkatan kewaspadaan khususnya di jalur lintas timur.
Selain itu, perwakilan pengelola Wisata Danau Biru menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan perluasan lahan parkir, penataan jalur kendaraan, serta pemasangan 30 unit CCTV guna mendukung keamanan pengunjung.
Kegiatan rakor berlangsung hingga pukul 15.20 WIB dan berjalan dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.
Melalui rapat lintas sektoral ini, diharapkan terbangun sinergitas dan kesamaan persepsi antarinstansi dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Dengan koordinasi yang baik, potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
Sebagai tindak lanjut, Satintelkam Polres Ogan Ilir telah memerintahkan personel untuk melaksanakan monitoring, pengumpulan bahan keterangan, serta penyusunan produk intelijen. Selain itu, Unit Intelkam Polsek jajaran juga diarahkan untuk melakukan pemetaan wilayah guna mengetahui rencana kegiatan masyarakat selama perayaan Idul Fitri.
Dengan langkah-langkah tersebut, Polres Ogan Ilir bersama seluruh stakeholder berkomitmen mendukung suksesnya pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 di wilayah hukum Kabupaten Ogan Ilir.
(NJM)
KALI DIBACA



.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar