Tata Kelola Jadi Prioritas, Kadis Parbud OKU Selatan Optimistis Danau Ranau Jadi Destinasi Unggulan - Warta Global Sumsel

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Tata Kelola Jadi Prioritas, Kadis Parbud OKU Selatan Optimistis Danau Ranau Jadi Destinasi Unggulan

Senin, 02 Februari 2026
Tata Kelola Jadi Prioritas, Kadis Parbud OKU Selatan Optimistis Danau Ranau Jadi Destinasi Unggulan

OKU SELATAN, SUMATERA SELATAN — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan terus mendorong penguatan sektor pariwisata daerah. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) OKU Selatan, Adi Saputra, S.H., menegaskan bahwa Danau Ranau menjadi fokus utama pengembangan wisata melalui penataan dan tata kelola yang berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Adi Saputra saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (2/2/2026).

Ia menyebut Danau Ranau memiliki nilai strategis sebagai ikon pariwisata daerah yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata OKU Selatan di tingkat regional maupun nasional.

“Danau Ranau merupakan aset pariwisata yang sangat berharga. Ke depan, kami fokus pada pembenahan tata kelola agar kawasan ini semakin tertata, nyaman, menarik, dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Adi Saputra.

Menurutnya, pengelolaan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga harus memperhatikan aspek lingkungan, keterlibatan masyarakat lokal, serta kualitas pelayanan wisata.

Strategi Terpadu Pengembangan Danau Ranau
Dalam rangka mewujudkan Danau Ranau sebagai destinasi unggulan, Dinas Parbud OKU Selatan menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain:
  • Penguatan infrastruktur pendukung, termasuk perbaikan akses jalan, fasilitas sanitasi, area parkir, serta sarana publik lainnya di kawasan wisata.
  • Penataan pedagang dan pelaku usaha wisata, khususnya pedagang kaki lima, agar lebih tertib, rapi, dan mendukung estetika kawasan.
  • Diversifikasi atraksi wisata, seperti pengembangan wisata air, kuliner lokal, dan pertunjukan budaya untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan.
  • Optimalisasi promosi pariwisata, baik melalui platform digital maupun promosi konvensional.
  • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia, melalui pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha dan masyarakat di sektor pariwisata.
  • Pemberdayaan masyarakat lokal, agar masyarakat sekitar Danau Ranau menjadi pelaku utama dan penerima manfaat langsung dari aktivitas pariwisata.
  • Pengawasan dan pengendalian lingkungan, guna memastikan pengembangan wisata berjalan sesuai regulasi dan tetap menjaga kelestarian alam.
Adi Saputra menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan Danau Ranau memerlukan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah, masyarakat, pelaku usaha, dan media diharapkan dapat berjalan seiring dalam mendukung program pengembangan pariwisata tersebut.

“Kami optimistis, dengan kolaborasi dan komitmen bersama, Danau Ranau dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang berdaya saing dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian OKU Selatan,” pungkasnya.

(Novri)

KALI DIBACA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar