Sinergi Kreativitas: Siswa Kelas XII SMAN 1 Payaraman Unjuk Gigi dalam Gelar Kewirausahaan Terpadu - Warta Global Sumsel

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Sinergi Kreativitas: Siswa Kelas XII SMAN 1 Payaraman Unjuk Gigi dalam Gelar Kewirausahaan Terpadu

Selasa, 03 Maret 2026



PAYARAMAN – Suasana di lapangan SMA Negeri 1 Payaraman tampak berbeda dan lebih semarak pada hari ini. Wangi kuliner khas Nusantara berpadu dengan deretan poster digital nan estetik yang menghiasi setiap stan yang didirikan. Siswa-siswi kelas XII sekolah tersebut menyelenggarakan kegiatan kokurikuler kolaboratif yang unik, menggabungkan pembelajaran dari tiga mata pelajaran sekaligus: Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU), Ekonomi, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
 
Mengusung tema “Membangun Jiwa Entrepreneur Muda yang Inovatif di Era Digital”, kegiatan ini bukan sekadar simulasi jual beli biasa, melainkan implementasi nyata dari Kurikulum Merdeka yang menuntut siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan mampu menerapkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan manajemen waktu, kepemimpinan, dan pemecahan masalah secara nyata.
 
Kolaborasi Tiga Disiplin Ilmu
 
Projek ini dirancang secara matang agar siswa memahami ekosistem bisnis secara utuh dan menyeluruh, dengan pembagian peran yang jelas berdasarkan mata pelajaran:
 
- PKWU: Siswa bertanggung jawab penuh dalam proses pembuatan produk (produksi) hingga pengemasan (packaging) yang menarik dan higienis. Mereka juga dilatih untuk melakukan riset pasar guna menentukan produk yang diminati oleh teman-teman sekolah dan masyarakat sekitar.
- Ekonomi: Fokus pada aspek manajemen keuangan, meliputi penyusunan laporan keuangan, perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), hingga analisis laba rugi. Siswa juga belajar bagaimana mengalokasikan modal yang terbatas agar dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal.
- TIK: Berperan penting dalam strategi pemasaran digital serta pembuatan desain logo dan materi promosi yang eye-catching. Siswa memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp untuk mempromosikan produk mereka, bahkan beberapa kelompok membuat katalog digital interaktif.
 
Inovasi Produk Lokal yang Menarik
 
Berbagai produk unggulan ditampilkan dalam kegiatan ini, mulai dari olahan makanan tradisional yang dimodifikasi dengan sentuhan modern hingga kerajinan tangan ramah lingkungan yang bernilai tinggi. Beberapa produk unggulan yang menarik perhatian antara lain keripik pisang rasa unik, kue tradisional dengan kemasan premium, tas dan dompet dari bahan daur ulang, hingga aksesoris dekorasi rumah yang estetik.
 
Menariknya, strategi pemasaran tidak hanya dilakukan secara tatap muka di lokasi, tetapi juga diperluas melalui platform media sosial yang dikelola secara profesional oleh masing-masing kelompok. Bahkan, beberapa kelompok menyediakan layanan pemesanan pre-order dan pengantaran (delivery) untuk area sekitar sekolah, menunjukkan pemahaman mereka tentang pelayanan pelanggan yang baik.
 
“Kegiatan ini sangat seru dan berkesan karena kami benar-benar belajar bagaimana rasanya menjadi pengusaha. Tidak hanya membuat makanan yang enak, tapi kami juga harus pusing menghitung untung rugi dan memikirkan strategi agar iklan kami di Instagram diklik banyak orang. Rasanya puas sekali bisa melihat hasil kerja keras kami dinikmati dan dihargai orang lain,” ujar salah satu siswa kelas XII dengan antusias.
 
Antusiasme Pengunjung dan Dukungan Guru
 
Kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari seluruh warga sekolah, mulai dari siswa kelas X dan XI, guru, staf, hingga beberapa orang tua wali yang sengaja datang untuk mendukung putra-putri mereka. Suasana di lapangan terasa hidup dengan transaksi jual beli yang berlangsung lancar dan interaksi yang akrab antara penjual dan pembeli.
 
Para guru pembimbing dari ketiga mata pelajaran tersebut juga terlihat aktif berkeliling memberikan arahan dan masukan kepada siswa saat menghadapi kendala, baik dalam hal penyajian produk, manajemen keuangan, maupun strategi promosi. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antara tenaga pendidik dan peserta didik dalam menciptakan proses pembelajaran yang bermakna.
 
Apresiasi Sekolah
 
Kepala SMA Negeri 1 Payaraman, Bapak Sugiyarto, S.Pd., M.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru pembimbing dan seluruh siswa yang telah berpartisipasi aktif. Beliau berharap kegiatan ini dapat membentuk mentalitas tangguh dan jiwa kewirausahaan yang kuat bagi siswa untuk bekal setelah lulus nanti.
 
“Kita ingin lulusan SMA Negeri 1 Payaraman tidak hanya pandai secara teori, tapi juga memiliki soft skill yang mumpuni, seperti kemampuan bernegosiasi, bekerja sama dalam tim, dan melek teknologi finansial. Ini adalah bekal berharga untuk menghadapi dunia kerja dan usaha di masa depan. Saya sangat bangga melihat kreativitas dan semangat wirausaha yang ditunjukkan oleh anak-anak kita hari ini,” pungkas beliau saat meninjau langsung stan-stan siswa.
 
Kegiatan kewirausahaan terpadu ini diharapkan dapat menjadi tradisi baik di SMA Negeri 1 Payaraman, yang tidak hanya memperkaya pengalaman belajar siswa, tetapi juga berkontribusi dalam menumbuhkan ekosistem kewirausahaan di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.
 
 

KALI DIBACA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar