KABAR DUKA MENYELIMUTI MASYARKAT OGAN ILIR, DUKA CITA ATAS BERPELANGNYA MUHAMMAD SAYUTI SH - Warta Global Sumsel

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

KABAR DUKA MENYELIMUTI MASYARKAT OGAN ILIR, DUKA CITA ATAS BERPELANGNYA MUHAMMAD SAYUTI SH

Senin, 04 Mei 2026

 

PALEMBANG, 3 MEI 2026 – Suasana duka dan haru mendalam menyelimuti seluruh lapisan masyarakat serta lingkungan dunia politik di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Kabar kepergian Muhammad Sayuti, S.H, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Ilir dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sontak membuat banyak orang larut dalam kesedihan. Sosok yang dikenal rendah hati dan selalu dekat dengan rakyat ini kini telah berpulang ke rahmatullah, meninggalkan kenangan manis dan jejak pengabdian yang tak terlupakan di hati warga.
 

Muhammad Sayuti dikenal publik sebagai sosok legislator yang sederhana, bersahaja, dan memiliki dedikasi luar biasa dalam memperjuangkan aspirasi serta kepentingan rakyat di daerah pemilihannya. Semasa menjabat, ia dikenal aktif, tegas, namun tetap ramah dan mudah dijangkau oleh siapa saja. Berbagai gagasan dan kebijakan yang disuarakannya selalu berpihak pada kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah, sehingga kepergiannya terasa seperti kehilangan seorang sahabat sekaligus pelindung bagi banyak warga.
 
Merespons kabar duka yang menyayat hati tersebut, Kepala Perwakilan Wilayah Media Wartaglobal.id Sumatera Selatan, Iwan Suganda, menyampaikan belasungkawa yang tulus dan mendalam. Ia turut merasakan kesedihan yang sama, mengingat almarhum bukan hanya dikenal sebagai pejabat publik, tetapi juga sahabat dan mitra kerja yang memiliki integritas serta ketulusan hati yang sangat tinggi.
 
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Media Wartaglobal.id wilayah Sumatera Selatan, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya sahabat sekaligus pejuang masyarakat, Muhammad Sayuti, S.H. Rasanya sulit percaya sosok sebaik dan sepeduli beliau telah pergi meninggalkan kita semua. Kepergiannya adalah kehilangan yang sangat besar, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Ogan Ilir yang telah ia layani dengan penuh ketulusan dan kasih sayang,” ujar Iwan Suganda dengan nada haru, Minggu (3/5/2026).
 
Dalam pandangannya, almarhum bukan sekadar pemegang amanah publik, melainkan sosok yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai pengabdian, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang tulus. Menurut Iwan, sikap rendah hati dan karakter mulia yang ditunjukkan almarhum selama ini menjadi teladan nyata, yang menginspirasi banyak orang—khususnya generasi muda dan para insan pers—untuk selalu bekerja dengan hati dan penuh tanggung jawab.
 
“Beliau selalu membuka ruang dialog, merangkul berbagai elemen, dan menanamkan semangat bekerja yang didasari keikhlasan demi kemajuan daerah. Pribadinya hangat dalam pergaulan, selalu tersenyum menyapa siapa saja, namun tegas dan teguh dalam memperjuangkan kebenaran dan kepentingan rakyat. Banyak sekali pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari cara beliau menjaga amanah dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati, tanpa pamrih,” tambahnya dengan nada yang menyentuh perasaan.
 
Iwan juga berharap keluarga besar yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan yang luar biasa dalam menghadapi cobaan berat ini. Ia meyakini segala pengabdian, kerja keras, serta kebaikan yang telah ditorehkan almarhum semasa hidupnya akan menjadi amal jariyah yang abadi, senantiasa terkenang dan dikenang dalam doa baik oleh masyarakat.
 
“Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf dan kesalahan beliau, menerima seluruh amal ibadahnya dengan sebaik-baik penerimaan, serta menempatkan beliau di tempat yang paling indah, paling mulia, dan paling bahagia di sisi-Nya. Semangat perjuangan, kebaikan, dan keteladanan beliau akan terus hidup di hati kita semua, menjadi cahaya dan inspirasi agar kita tetap berbuat baik, mengabdi, dan mencintai sesama hingga akhir hayat,” tutup Iwan dengan suara yang terasa begitu mendalam dan mengharukan.
 
 
 
Pewarta: ( Iwan s)

KALI DIBACA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar