DIDUGA DISHUB PRABUMULIH TERKESAN TUTUP MATA, SALING MELEMPARKAN TANGGUNG JAWAB SOAL DUGAAN JUAL BELI SK LAHAN PARKIR – AWAK MEDIA TERTEKAN DAN HARAP WALIKOTA TINJAU - Warta Global Sumsel

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

DIDUGA DISHUB PRABUMULIH TERKESAN TUTUP MATA, SALING MELEMPARKAN TANGGUNG JAWAB SOAL DUGAAN JUAL BELI SK LAHAN PARKIR – AWAK MEDIA TERTEKAN DAN HARAP WALIKOTA TINJAU

Rabu, 07 Januari 2026


PRABUMULIH – Dinas Perhubungan (Dishub) Prabumulih terkesan tutup mata dan telinga setelah beredarnya pemberitaan terkait dugaan jual beli Surat Keputusan (SK) lahan parkir yang diungkapkan oleh seorang masyarakat, bukan orang lain melainkan tukang parkir itu sendiri. Informasi ini kemudian dikonfirmasi oleh tiga awak media dari Pukanews.com, Wartaglobal.id, dan Mapikornews.com.
 
Pada awalnya, awak media melalui Pukanews.com mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Perhubungan (Kadinsub) terkait informasi tersebut lewat pesan WhatsApp. Namun, Kadinsub menyatakan masih dalam rapat bersama Pak Wali, dan mengatakan "untuk sementara silakan koordinasi dengan Pak Sekdin".
 
Setelah itu, tiga awak media mendatangi langsung kantor Dishub Prabumulih untuk menemui Pak Sekdin. Ketika bertemu, Pak Sekdin menanyakan "darimana informasi tersebut didapat dan dimana titik lokasinya? Nanti akan saya sampaikan kepada Kepala Dinas." Padahal sebelumnya, Kadinsub telah mengarahkan untuk berkoordinasi langsung dengan Pak Sekdin, sehingga awak media merasakan kesan saling melemparkan kesalahan.
 

Namun setelah ditunggu beberapa hari, tidak ada kabar dan informasi lebih lanjut dari pihak Dishub. Ketika Kadinsub kembali dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp oleh awak media Pukanews.com, justru pihaknya menyuruh untuk menemui Kepala UPTD Parkir. Saat mendatangi kantor, ditemukan juga beberapa anggota Dishub yang baru datang ke kantor, padahal waktu menunjukkan lebih kurang pukul 10 pagi – muncul pertanyaan, apakah mereka baru selesai tugas di lapangan atau baru berangkat kerja?
 
Ketika Kepala UPTD Parkir ditemui di kantor Dishub, pihaknya mengatakan "kami hanya bawahan jadi kami tidak bisa memberikan keputusan, langsung ke Kadinsub saja!" Lagi-lagi terkesan saling melemparkan kesalahan, dan tidak ada pihak yang dapat memberikan keputusan atau bertanggung jawab.
 
Kemudian di lain waktu, Kadinsub kembali dihubungi oleh awak media Mapikornews.com lewat pesan WhatsApp untuk mendapatkan hak jawab, agar tidak terjadi miskomunikasi, informasi valid, pemberitaan berimbang, tidak sepihak dan tidak dianggap sebagai opini. Namun sangat disayangkan, Kadinsub justru mengatakan:
 
"Waallaikumsalam
Kalau masalah parkir Silakan koordinasi kepada kepala uptd parkir.
Dan jangan sampai menggiring opini yg tidak benar.
Supaya tidak ada miskomunikasi Idak benar.
Klau ado bukti silakan laporkan ke penegak hukum.
Langsung serahkan buktiny.
Karno anggota dishub itu hampir 250 an.
Siapo yg jual SK ny.
Apo perlu aku nyuruh wong 250 an ini nemuim bpk galo.
Untuk nanyoin yg jual SK. Dishub yang mano jual sk.
Kagek dak terbukti bahayo kmu"
 
Dari pernyataan Kepala Dinas Perhubungan tersebut, awak media merasa tertekan dan terkesan ditakut-takuti. Sehubungan dengan hal ini, awak media berharap aparat penegak hukum dan khususnya Bapak Walikota Prabumulih dapat melakukan investigasi mendalam, agar segera menanggil dan memeriksa pihak Dinas Perhubungan Prabumulih. Jika terbukti ada pelanggaran, harap diberikan sanksi tegas berdasarkan ketentuan dan undang-undang yang berlaku.
 
 
Tim Red

KALI DIBACA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar