HUT ke-22 Ogan Ilir Berubah Jadi Momen Heboh: Anggota DPRD YS Diamankan Usai Paripurna, Sore Hari Digeser ke Mobil Tahanan Kasus Mafia Tanah - Warta Global Sumsel

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

HUT ke-22 Ogan Ilir Berubah Jadi Momen Heboh: Anggota DPRD YS Diamankan Usai Paripurna, Sore Hari Digeser ke Mobil Tahanan Kasus Mafia Tanah

Rabu, 07 Januari 2026

 

OGAN ILIR, WARTAGLOBAL.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir menangkap salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir berinisial YS alias Yansori pada Rabu, 7 Januari 2026. Penangkapan dilakukan usai rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Ogan Ilir.

 
Peristiwa tersebut sontak menghebohkan lingkungan Gedung DPRD Ogan Ilir. Berdasarkan informasi yang dihimpun, YS diamankan oleh tim Kejari Ogan Ilir pada siang hari, tak lama setelah seluruh rangkaian kegiatan paripurna selesai dan usai makan bersama.
 
Perkembangan signifikan terjadi pada sore harinya: YS alias Yansori secara resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan keterlibatan kasus mafia tanah di Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara. Usai penetapan status tersangka, YS langsung digiring masuk ke mobil tahanan Kejari Ogan Ilir.
 
Menurut keterangan sejumlah saksi mata, proses pengamanan berlangsung cepat dan tertutup. Dengan pengawalan ketat, tersangka kemudian dibawa dan ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, serta selanjutnya dibawa ke Palembang pada Rabu sore, 7 Januari 2026.
 
Penangkapan dan penahanan ini menjadi sorotan publik, terlebih karena dilakukan di hari peringatan HUT Kabupaten Ogan Ilir – sebuah momentum yang seharusnya mencerminkan nilai integritas, pengabdian, dan tanggung jawab pejabat publik kepada masyarakat.
 
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kejaksaan Negeri Ogan Ilir belum menyampaikan keterangan resmi secara detail terkait konstruksi perkara maupun peran tersangka dalam kasus dugaan mafia tanah tersebut. Namun demikian, langkah hukum ini dinilai sebagai sinyal tegas penegakan hukum terhadap praktik-praktik yang merugikan masyarakat.
 
Masyarakat kini menaruh harapan besar agar proses hukum berjalan transparan, profesional, dan tanpa tebang pilih, demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif serta penegakan supremasi hukum di Kabupaten Ogan Ilir.
 
 
 
Tim: PPWI

KALI DIBACA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar