KERUSAKAN PARAH JEMBATAN PLAT BESI DI DESA KETAPANG 2, HUBUNGAN TIGA KECAMATAN DI OGAN ILIR TERHAMBAT - Warta Global Sumsel

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

KERUSAKAN PARAH JEMBATAN PLAT BESI DI DESA KETAPANG 2, HUBUNGAN TIGA KECAMATAN DI OGAN ILIR TERHAMBAT

Rabu, 14 Januari 2026


Ogan Ilir, wartaglobal.id – Jembatan plat besi yang menjadi akses penting bagi tiga kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir yaitu Kecamatan Pemulutan, Kecamatan Rantau Panjang, dan Kecamatan Tanjung Raja, mengalami kerusakan berat sehingga menghambat mobilitas warga. Lokasi kerusakan berada di Desa Ketapang 2, Kecamatan Rantau Panjang.
 
Kejadian kerusakan terjadi pada hari Sabtu, 27 Desember 2025. Pihak terkait menduga penyebab utama adalah beban truk pengangkut kelapa sawit yang melintas melebihi kapasitas jembatan. Hingga hari Rabu (14/1/2026), kondisi jembatan masih belum diperbaiki dan hanya bisa dilalui oleh sepeda motor serta kendaraan roda tiga.
 
Sebagai bagian dari jalan provinsi yang menjadi rute alternatif antara Tanjung Raja dan Palembang, kerusakan jembatan ini memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Kendaraan roda empat tidak dapat melintas, membuat pengangkutan hasil pertanian dan kebutuhan pokok harus mengambil jalur yang lebih jauh, serta mengganggu aktivitas sehari-hari warga.
 
“Sampai saat ini mobil sama sekali tidak bisa lewat padahal ini jalan provinsi penting. Kami sudah sering mengadu tapi belum ada tindakan yang jelas,” ungkap seorang warga setempat dengan nada khawatir.
 
Warga juga mengungkapkan bahwa kerusakan semacam ini bukan hal baru. Jembatan yang sudah berusia tua dan materialnya mulai kropos tersebut kerap mengalami kerusakan berulang, namun perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat sementara.
 
“Setiap diperbaiki cuma bertahan satu atau dua bulan saja. Sudah banyak sekali kami bagikan kondisi ini di media sosial, tapi tetap tidak ada perbaikan yang benar-benar permanen,” tambah salah satu warga lainnya.
 
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan Provinsi Sumatera Selatan segera mengambil langkah untuk melakukan perbaikan menyeluruh dengan standar konstruksi yang layak, mengingat peran strategis jembatan ini sebagai jalur penghubung antarwilayah.
 
Dalam konfirmasi terpisah, staf UPTD Jalan dan Jembatan Kabupaten Ogan Ilir yang bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan menyatakan bahwa kerusakan telah dilaporkan ke tingkat provinsi.
 
“Jembatan plat besi yang menghubungkan Kecamatan Pemulutan, Rantau Panjang, dan Tanjung Raja memang sudah kami laporkan. Kami berharap dalam waktu dekat proses perbaikan bisa segera dimulai,” ujar staf tersebut.
 
Ia juga menjelaskan bahwa kapasitas maksimal beban jembatan adalah lima ton, namun truk yang diduga menyebabkan kerusakan membawa muatan hampir sepuluh ton. “Kita berharap ke depannya semua pihak bisa mematuhi batasan tonase untuk menghindari kerusakan lebih parah lagi,” pungkasnya.
 
 
 
Pewarta: Iwan S

KALI DIBACA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar